Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 16-01-2026 Asal: Lokasi
Kisi Baja Karbon : Hemat biaya dan cocok untuk bengkel kering dan tidak korosif (misalnya bengkel perakitan tanpa paparan bahan kimia). Hal ini memerlukan perawatan anti karat secara teratur (misalnya pengecatan, galvanisasi) untuk memperpanjang masa pakai.
Kisi Baja Galvanis Hot-Dip : Tipe yang paling banyak digunakan di bengkel. Lapisan galvanis (ketebalan ≥85μm) memberikan ketahanan terhadap korosi yang kuat, sehingga cocok untuk lingkungan yang lembab, berdebu, atau agak korosif (misalnya, bengkel las, pabrik pengolahan makanan dengan paparan air).
Kisi Baja Tahan Karat : Terbuat dari baja tahan karat 304 atau 316, menawarkan ketahanan korosi yang sangat baik terhadap asam, basa, dan garam. Ini ideal untuk lingkungan yang keras (misalnya bengkel kimia, pabrik pelapisan listrik) tetapi memiliki biaya lebih tinggi, sehingga umumnya digunakan di area utama yang rawan korosi.
Jarak Grid : Jarak yang lebih kecil (misalnya, 10mm×100mm) meningkatkan ketahanan slip dan kapasitas beban, cocok untuk area basah atau lalu lintas tinggi; jarak yang lebih besar (misalnya, 20mm×100mm) meningkatkan ventilasi dan drainase, ideal untuk penutup luar ruangan atau drainase.
Ketebalan dan Ukuran : Ketebalan kisi tergantung pada bentang—bentang yang lebih panjang memerlukan kisi yang lebih tebal untuk menghindari deformasi. Sesuaikan ukuran sesuai dengan tata letak lantai bengkel untuk meminimalkan sambungan, karena sambungan yang berlebihan mengurangi stabilitas struktural dan meningkatkan kompleksitas pemasangan.
Perawatan Permukaan : Selain galvanisasi, pilihannya meliputi pengecatan (biaya rendah, cocok untuk penggunaan sementara) dan pelapisan bubuk (tahan aus, warna-warni, cocok untuk bengkel dengan persyaratan estetika). Untuk area rawan slip, pilih kisi baja bergerigi, yang memberikan kinerja anti selip lebih baik dibandingkan kisi halus.

Persiapan Pra-Pemasangan : Bersihkan area pemasangan, singkirkan serpihan dan penghalang, dan periksa apakah struktur pendukung (misalnya balok baja, pondasi beton) rata dan kokoh. Pastikan ukuran dan spesifikasi kisi-kisi sesuai dengan gambar desain.
Pengangkatan dan Penempatan : Untuk kisi-kisi yang besar atau berat, gunakan derek dengan sling yang lembut untuk menghindari kerusakan pada permukaan yang dirawat (misalnya, lapisan galvanis). Tempatkan kisi-kisi secara perlahan pada struktur pendukung, pastikan kisi-kisi tersebut sejajar dengan posisi pemasangan dan tidak ada kemiringan yang terlihat jelas.
Pemasangan dan Sambungan : Gunakan klip pemasangan khusus (misalnya, klip tipe M, tipe L) untuk mengencangkan kisi ke struktur pendukung. Setiap kisi harus dipasang dengan setidaknya 4 klip—klip lebih banyak diperlukan untuk area dengan lalu lintas tinggi atau beban berat. Hindari mengelas kisi-kisi langsung ke struktur pendukung, karena pengelasan akan merusak lapisan galvanis dan menyebabkan korosi lokal.
Area Drainase : Saat menggunakan kisi-kisi sebagai penutup drainase, pastikan jarak kisi-kisi sesuai untuk mencegah penyumbatan puing-puing. Miringkan sedikit kisi-kisi (kemiringan 1%-2%) untuk mempercepat aliran air dan menghindari penumpukan air.
Area Bersuhu Tinggi : Di bengkel dengan suhu tinggi (misalnya bengkel tempa), pilih kisi baja tahan panas dan gunakan komponen pemasangan yang tahan suhu tinggi. Periksa deformasi termal secara teratur dan sesuaikan posisi pemasangan jika perlu.
Area Tahan Ledakan : Di bengkel yang mudah meledak (misalnya, kimia, farmasi), gunakan kisi-kisi baja yang tidak menimbulkan percikan api (misalnya, baja tahan karat) dan hindari gesekan logam selama pemasangan untuk mencegah percikan api.
Pembersihan Reguler : Bersihkan permukaan kisi secara teratur untuk menghilangkan debu, noda minyak, dan kotoran. Untuk zat korosif (misalnya residu bahan kimia), segera bilas dengan air bersih untuk menghindari korosi pada lapisan perawatan permukaan.
Inspeksi dan Perawatan : Lakukan inspeksi visual bulanan untuk memeriksa klip pengikat yang longgar, korosi permukaan, atau deform a>=berkualitas tinggi
Penguatan Anti Korosi : Untuk kisi baja karbon, aplikasikan kembali cat anti karat setiap 1-2 tahun; untuk kisi-kisi galvanis, periksa lapisan galvanis secara berkala. Jika lapisannya rusak, gunakan semprotan galvanis untuk memperbaikinya guna menjaga ketahanan terhadap korosi.